Kamis, 06 Oktober 2011

City Hunter

 
 
Salam blogger semua...
lama tak update blog, berhubung sekarang di Indonesia sepertinya sedang demam drama korea, aku ingin cerita sedikit ttg drama favorite aku saat ini yg tak lain dan tak bukan adalah City Hunter.
 
 

Berikut sekilas tentang cerita drama ini :
 
Lee Yoon-Sung ( Lee Min-Ho ) bekerja di Blue House untuk Tim Jaringan Komunikasi Nasional. Dia lulus dari MIT di AS dan memiliki keterampilan elit sebagai insinyur TI. Di Blue House, Yoon Sung bertemu Kim Na-Na ( Park Min-Young ), yang juga bekerja sebagai pengawal di sana. Dua orang ini saling jatuh cinta meskipun Yoon-Sung diperingatkan untuk tidak jatuh cinta. Sebuah rencana yang rumit untuk membalas dendam adalah misi utamanya.
Lee Jin-Pyo ( Kim Sang-Jung ) dan Park Moo-Yul ( Park Sang-Min ) bekerja sebagai pengawal di rumah Presiden Korea Selatan. Saat presiden dan pejabat tinggi lainnya berangkat mengunjungi Myanmar terjadi ledakan yang dilakukan oleh agen Korea Utara. Ledakan itu tidak membahayakan Presiden Korea Selatan, namun para pejabat Korea Selatan lainnya tewas. Untuk membalas pembunuhan itu, lima pejabat peringkat tinggi Korea Selatan membuat rencana operasi rahasia untuk pergi ke Korea Utara dan membunuh agen-agen Korea Utara. Tanpa pengetahuan presiden, pengawal Lee Jin-pyo dan Park Moo-Yul mengumpulkan orang-orang yang akan mengambil bagian dalam misi berbahaya. Para pria akan dijatuhkan di dekat pantai Korea Utara dan kemudian masuk ke Korea Utara untuk mengemban misi pembunuhan mereka. Saat mereka kembali nantinya, Choi Eung-Chan ( Cheon Ho-Jin ) berjanji  ada kapal selam yang menunggu mereka untuk membawa mereka kembali ke Korea Selatan.
Sementara itu, lima pejabat publik peringkat tinggi Korea Selatan, yang memulai operasi rahasia, berubah pikiran sementara operasi berlangsung. Para pejabat memutuskan untuk menyerahkan pada 21 anggota pasukan khusus lah yang mengambil bagian dalam operasi rahasia.
Anggota pasukan khusus menyelesaikan tugas mereka dan berenang ke laut untuk mencari kapal selam untuk membawa mereka kembali ke Korea Selatan. Mereka melihat kapal selam menunggu mereka dan mencoba untuk naik kapal selam. Namun seorang penembak jitu di kapal selam membunuh semua anggota pasukan khusus kecuali Lee Jin-Pyo - yang bertahan dan berenang kembali ke Korea Selatan.
Lee Jin-Pyo, melaksanakan janji untuk rekan baiknya Park Moo-Yul, pergi ke rumah Park Moo-Yul yang istrinya memiliki seorang bayi. Lee Jin-pyo kemudian bergerak ke Thailand membawa bayi Park Moo Yul. Lee Jin-pyo mendirikan sebuah kamp di hutan Thailand. Dia mengasuh Lee Yung Seong hingga besar dan mengirimkannya ke trainning untuk menjadi seorang tentara elit.
Lee Yun-Seong, sekarang menjadi dewasa. Saat memasuki sebuah desa di Thailand, seorang pria Korea, Bae Sik-Joong ( Kim Sang-Ho ), sedang dihadang oleh anggota geng Thailand. Lee Yun-Seong Bae Sik-Joong melarikan diri. Lee Yun-Seong membawa pria Korea itu kembali ke perkemahannya. Ternyata Bae Sik-Joong pandai masak dan dia mempersiapkan hidangan untuk Lee Seung Yun dan Lee Jin-pyo. Lee Yun-Seong melihat sebuah foto seorang wanita muda bernama Kim Na-Na yang dibawa Bae Sik-Joong. Lee Yun-Seong mengambil foto itu. Dia jatuh cinta pada perempuan dalam foto itu meskipun ia belum pernah bertemu dengannya.
Beberapa hari kemudian, Lee Jin-pyo kehilangan kaki saat menyelamatkan Lee Seung Yun dari ranjau darat. Sementara Lee Jin-Pyo sudah mulai pulih, dia akhirnya mengatakan pada Lee Seung Yun tentang ayah kandungnya dan bagaimana dia dibunuh oleh pemerintah sendiri. Lee Jin-pyo kemudian bersumpah untuk membalas dendam pada lima pejabat pemerintah yang bertanggung jawab atas kematian ayahnya.
Tujuh tahun kemudian, Lee Yun-Seo akhirnya tiba di Korea Selatan. Sebelum tiba di Korea Selatan, Lee Yun-Seo belajar di MIT di Amerika Serikat. Dia juga diperingatkan oleh Lee Jin-Pyo, sebelum memasuki Korea Selatan, untuk menghindari jatuh cinta karena dapat menyebabkan pertumpahan darah...
 
Pemain dalam drama City Hunter
 

Selasa, 27 September 2011

Untuk Kawan Sejatiku

kawanku...
disini aku tertatih karena merindu...
merindu rasa yang pernah kita kecapi bersama...
merindu tingkah usil kalian...
merindu gelak tawa bersama kalian...

dalam merindu aku terdiam...
menitiskan air mata yg tak dapat terbendung...
mengharap suatu keajaiban dapat terjadi...
ingin ku mengulang rasa itu...

ku tahu kalian pasti juga merindu..
mengharap daku kembali bersama kalian...
aku ingin.. tapi aku tak berdaya...
kuharap kalian mengerti dgn kehidupanku...

kawanku...
aku hidup dalam dunia yang sangat tdk aku inginkan...
aku ingin ada kalian disisiku...
memberi semangat dalam hariku...
tapi itu hanyalah mimpi...
nyatanya kalian tak ada.. kalian jauh disebrang sana...

dalam penantian ini...
aku terus mancari sosok yang mungkin sama dgn kalian...
tapi... kalian memang tak ada duanya...
hingga saat ini aku belum menemukan sosok pengganti kalian...

aku terus berharap suatu hari nanti...
dapat berjumpa dgn kalian.. entah itu kapan...
tapi aku yakin... kita akan berjumpa kembali....
karena kalian adalah sumber inspirasiku...
kalian adalah segalanya bagiku...

Rabu, 21 September 2011

Bertahan Walau Perih

Salam blogger semua..
4 tahun telah berlalu setelah aku selesai di SMK, banyak kawan yg melanjutkan kuliahnya sdh ingin melakukan wisuda.
Wisuda?? hiks kepengen juga..
tapi aku mesti sabar, nasib siapa suruh aku tak langsung lanjut kuliah waktu aku tamat Smk, andai dulu aku lgsung lanjut, mgkin aku jg sdh hampir selesai seperti kawan2 yg lain.. huhu

Begitu banyak persoalan yg terjadi belakangan ini, dari masalah itu terkadang membuat aku down dan merasa tak sanggup lagi melanjutkan kuliah,, membuat aku malas tuk masuk kelas.. bolos sana sini.. tapi begitu menyadarinya aku merasa sangat menyesal, aku bertekad tuk tetap bertahan walau itu myakitkan n menyiksa diri krna dulu ini adalah pilihanku..
Doakan aku ya smua, insyaAllah 2 tahun lagi aku selesai... ^__^

Jumat, 16 September 2011

Kata orang aku nampak gemookk??

Dah lama tak berbagi cerita dgn blog ini, rasanya sangat rindu..  yeah gimna tdk, beberapa bulan ini aku sibuk dgn kerjaanku sndiri... jgnkan blog ini, kawan2ku pun bilang aku sombong krna dah tak suka join tuk fun bareng mreka.. hiks kepada smua kawan2ku, bukannya aku sombong, tapi apa daya sudah resiko kerjaan... jdi tolonglah kalian maklumi yah... ^__^

hmm kali ini aku ingin bercerita sedikit ttg prubahan yg ada pd diriku....
banyak org brkata pdku, blakangan ini aku berubah.. yeahh aku memang brubah, skrg aku jauh lebih sibuk dari sbelumnya,, jdi aku tak dapat luangkan waktu lagi untuk have fun dgn temen2....

tapi sbnarnya bukan itu yg mreka maksud... lalu apa??
yg mereka mksd bukan sikap aku,, tapi dari penampilan aku.. mereka bilang blakangan ini aku nampak gemukk.. benarkah?? hmm tak sadar dgn perubahan yg ada pada diri sendiri....

ni dia pict aku saat ini.. benarkah nampak gemukk?? hmm aku rasa biasa aja deh...

Hellooo...

Assalamu alaikum...
hello semuanya.. apa kabar?? lama tak update blog ini...

mungkin kailian semua mengira blog ini bagai tak berpenghuni lagi yah??


kesibukan dan rasa malas tuk update blog membuat blog ini sepi.. huhu maafkan daku yah blogku sayang...bukan maksud melupakanmu... hehe


okey lah kali ini aku tak akan post byk2, hanya ingin mengatakan bahwa jikalau blog ini sepi tanpa postingan2ku, itu berarti aku lagi sibuk atau lagi gk ada mud tuk posting apapun..


okey lah dah dulu yah..  see u on the nex post.. bye bye :D

Rabu, 24 Agustus 2011

Dirimu satu

Teruntuk orang yang telah terluka karena sikap n egoku....

untuk kesekian kalinya
aq membuat luka di hatimu...
tuk kesekian kali pula
aq melontarkan kata maaf dari bibirku...
mungkin kau tlah jenuh mendengar kata maafku...

jika memang sudah tak ada lagi
kata maaf bagiku
tak mengapa...
aku tahu ini smua salahku...

sesalku kini tiada guna
ku tahu kau lelah dgn sikapku
ke egoanku mmbuatmu terluka

maaf, hanya maaf yg dpt terlontar dari bibirku...
tapi kamu harus tahu...
di hatiku hanya ada kmu seorang...

dirimu tiada pengganti...
hilangmu akan menyisakan tangis dan sesal
dalam hariku...

Rabu, 22 Juni 2011

Jeritan Hati - Untitle

Aku bagaikan hidup diantara bayang-bayang
terperangkap dalam imajinasi
sebuah memori yg tak prnah lekang dalam pikiranku

ugghh... ingin ku berteriak
meminta pertolongan untuk dpt kembali
tapi semua sia-sia
tak ada seorangpun dpt menolongku

aku bagaikan terpenjara
merasa sepi didalam keramaian
aku berusaha tuk keluar
tapi aku tak menemukan sebuah jalan
bahkan celahpun aku tak melihatnya...